Submitted by windiantono on
Aku lahir disalatiga 37 tahun yang lalu..ortuku kristen,berjemaat di GKJ,masa kecil saya biasa biasa saja,setelah lepas SMA saya mendaftar AKABRI,saya lulus dan masuk keAKPOL Semarang.setelah lulus saya berdinas di Riau mulai Tahun 1995,segalanya lancar sampai akhirnya saya mutasi ke Batam,pulau kecil yg hampir sama gemerlapnya dengan jakarta.ternyata saat itu saya tidak bisa menjaga keimanan saya,saya jatuh kedalam dosa perjudian,semuanya hancur berantakan,keluarga,karir.ekonomi dan martabat saya...

hutang saya akibat judi smkn bertumpuk,pada tahun 2003 setelah saya pindah kepekanbaru,saya memakai uang kantor utk berjudi dan kalah,shg pimpinan saya menuntut utk dikembalikan.Saya jadi takut masuk kantor.saya dicari oleh provoost,krn saking takutnya saya lari kejakarta meninggalkan anak dan istri saya yang akhirnya kembali ke orangtuanya.dijakarta saya kost didaerah menteng pulo..saya pergi berdukun utk mencari penyelesaian masalah saya,pada bulan maret tahun 2003 saya tertangkap oleh provoost dan dimasukkan kesel polda...didalam penjara saya baru merenung,dan saya menyalahkan Tuhan atas segala yang menimpa saya,saya kebetulan satu sel dg seorang tsk teroris,saya mulai lari dari yesus dan masuk islam..setelah keluar dari sel saya bertemu dg seorang Polwan yang berjemaat di bethel..ia menyarankan utk menyerahkan diri kepada Jesus lagi,sempat terjadi perdebatan...dan saya tetap berkeras krn saya menganggap Jesus menyengsarakan,suatu saat saya kejakarta ketempat om saya yg berjemaat di tiberias,malam itu mereka mengundang pdt yongki utk doa keluarga,mulanya saya cuek aja,saat mereka mulai berdoa saya mengucapkan Bismillah,tetapi tak lama kmdn saat pdt yongki menyentuh dan mendoakan saya,sayamerasa ada yang mendorong badan saya dg lembut sampai saya turun dari kursi dan sujud tersungkur kelantai dan apa yang terjadi saudara ?SAYA MUNTAH DARAH..Gumpalan darah merah keluar dari mulut saya,saya menangis sejadi jadinya...ternyata roh kudus menjamah saya...serasa ada beban yang sangat berat terlepas dari pundak saya.setelah itu saya berjanji kpd Jesus utk tidak meninggalkanya lagi...setelah itu dan sampai sekarang keluarga kami sudah pulih dan Tuhan mulai memberi kepercayaan kepada saya untuk memegang jabatan penting.yang saya rasakan kasih Tuhan kepada saya adalah saya yang seharusnya dipecat tidak jadi dipecat,hutang saya yang bertumpuk pelan2 dilunaskanya,saya jadi merasa seperti domba yang hilang yang terus dicari oleh Tuhan Yesus....kesimpulan yg saya ambil disini adalah hanya Yesus satu2nya tumpuan hidup kita,jangan pernah berdukun atau meninggalkan Yesus.Shaloom,bapa mengasihi kita semua..