SAKIT GIGI siapa takut? Ya jelas, semua pasti bilang ogah sakit giginya. Walau kata penyair, sakit gigi lebih baik dari pada sakit hati karena putus cinta. Nah bagaimana rasanya kalau putus cinta sekaligus sakit gigi? Penginnya kiamat aja deh! Eh kalo yang sakit gigi Pendeta atau Teolog barangkali malah sibuk cari ayatnya ya, siapa tahu ada yang cocok dan bisa mengurangi rasa ngilunya. Ah rasanya ini belum pernah denger ceritanya deh.
"Papah ini kalo sakit giginya sembuh disuruh cabut aja yang berlubang, enggak berangkat-berangkat. Tapi kalo kumat kayak gini nyusahin orang serumah!" Protes sang anak pada papahnya yang gubras-gabrus merasakan ngilu seperti disayat sembilu seluruh tubuhnya.
"Dasar Gigi GOBLOK! Gigi TOLOL! Gigi BEGO! Gigi GELO!"
"Ssst..... pah, jangan tereak-tereak gitu, malu-maluin didengar tetangga!" tegur sang istri cepat-cepat. Toh teguran itu tak menghentikan sang suami untuk terus melolong dan memaki giginya.
"Gigi BANGSAT! Benar-benar tidak tahu diri, sudah disikat setiap pagi dan sore masih bikin sakit. Memang kamu gigi TIDAK TAHU DIRI, WATON NGAWUR menyiksa orang! YAK YAK O! Dasar gigi BODOHHHH....huhuhu....sakit mah,saakitt.... KURANG ASEM tenan!"
"Makanya, kalo main internetan jangan sambil ngemil dan lupa gosok gigi, itulah akibatnya."
"Heh huh hah...bukan karena ngemilnya mah, gara-garanya ada blogger yang SOK TAU bikin gigiku kumat lagi!"
"Sok tau? Memangnya ada yang bilang apa?"
"Katanya mamah diperkosa IBLIS!"
"Hah? KURANG AJAR! Siapa bloggernya pah, cepat katakan! Jimiiii......" teriak sang mamah langsung memanggil anak sulungnya.
"Ada apa mamah?" Jimi yang terperanjat langsung datang menemui mamahnya.
"Cepat On Line, buka situs Sabda Space, mamah pengin tau, kata papah, mama pernah diperkosa IBLIS!" Langsung saja Jimi bergerak membuka komputernya.
"Mamah denger dulu! Denger dulu ....adududuh...." kata sang papah sambil terus memegangi pipi kanannya yang rada bengkak itu.
"Denger apa?! Cepet papah tunjukin blogger siapa yang mulutnya LANCANG itu?! Mamah tidak terima dikatakan seperti itu, lihat IBLIS saja belum pernah, boro-boro diperkosa, SETAN benar orang itu!"
"Adduuuh...mamah denger dulu, yang dimaksudkan tuh bukan mamahnya Jimi, tapi mamahnya KAIN alias istrinya ADAM yaitu HAWA....duh duh......"
"Hah? Papah ini gimana sih? Terlanjur EMOSI jadi MACET!"
"Papah emang kalo sakit gigi sering RED HERRING kok mah!" sahut Jimi sambil pergi meninggalkan komputer yang masih menyala, terpampang halaman muka Situs Komunitas Kristen Sabda Space dengan jelas.
"Blog itulah yang bikin gigiku kumat...."
"Ah pokoknya besok kalo udah sembuh harus ke dokter gigi, kalo papah menolak lagi dengan banyak alasan, tidak boleh internetan selamanya!" usai berkata begitu sang istri berlalu dengan hati dongkol. Sejenak kemudian, sang suami meneruskan NYANYIAN SAMPAHNYA.
"Aduh duh duh....aduh aduh....dasar kuman MINGKEM bisa nggak ya?! Sudah tau gigi tinggal separoh masih digigitin melulu....aduh duh, aduh duh aduh....dasar gigi SIALAAAAAN....! Dasar TURUNAN IBLIS! Kuman JAHAT! Kuman SUKA BACOT! Kuman BRENGSEK! SEK-SEK-SEK!!!"
"Papah diem, berisik! Gangguin aja, ini filmnya lagi asyik!" teriak Jimi jengkel.
"BODO AMAT! Amat aja nggak bodo kayak KUMAN GIGI yang KEMLINTHI ini! Aduhduh aduh...TUHAN dosa apa hamba ini kau beri sakit gigi yang bikin ngeri hati.....aduuh hu hu hu......gigi GOBLOK-GUOBLOK TENANAN, tinggal separoh aja kok masih GUOBLOK! KAMPRET! KUTU KUPRET! MENCRET!!!!"
*****
Seminggu kemudian sakit giginya sudah pergi begitu saja, tentu dengan obat yang biasa dikonsumsi. Sang istri buru-buru mengajak suaminya pergi ke dokter gigi.
"Kali ini papah harus ke dokter gigi! Aku bosan setiap kali kumat sakitnya, teriaknya kayak orang latihan DRAMA saja!"
Dengan sedikit ditarik lengannya, mereka berangkat bertiga. Sang istri dan sang anak tidak mengetahui, kalo sang papah paling ngeri bila berhadapan dengan JARUM SUNTIK . Walau umurnya sudah setengah abad, ia selalu gemetar bila mau disuntik, seperti pada hari ini.
Keringat sebesar bulir jagung menganak sungai di sekujur dahinya, bahkan bajunya tampak basah kuyup tatkala melihat perlengkapan sang dokter di depannya. Ia duduk di kursi khusus pasien, lalu sang dokter memeriksa mulut sang pasien dengan senter kecil.
Begitu hebat ketakutannya, tangannya mencengkeram pegangan kursi dengan keras. Matanya dipejamkan ketika ia disuntik dengan BIUS LOKAL. Tak lama kemudian setelah disuntik,............ia meninggal!! Melihat itu sang dokter buru-buru memanggil koleganya untuk memeriksa pasiennya. Benar, ia memang meninggal terkena serangan jantung. Padahal, menurut istrinya, sang suami belum pernah sakit jantung!!!
SEKIAN
Semoga Bermanfaat Walau Tak Sependapat

