Submitted by sheep gate on

 ADA APA DENGAN PERKAWINANMU?

Dibulan April 2009 ini tanpa disengaja saya berjumpa dengan 3 wanita yang entah dengan kebetulan ataupun karena sebuah perkara rohahi...? saya tidak tahu. Tetapi kehidupan mereka ini yang saya mau share buat saudara-saudari yang terkasih didalam Tuhan.

Wanita yang pertama dengan seorang bayi berusia 1,5 tahun mengalami deforce karena mertuanya terlalu ngatur dan suaminya ringan tangan alias suka memukul. Wanita ini berlatar belakang dari keluarga yang kawin campur yaitu papanya kristen tapi mamanya lain kepercayaan. Saat papa kandung mau meninggal memintanya untuk ikut suaminya pindah ke pulau luar Jakarta justru yang memicu perceraian itu terjadi. Dengan bercucuran air mata dia bercerita bahwa mertua perempuannya sangat mengkontrol anaknya alias suaminya siwanita ini. Bahkan para pembantu pun dihasut untuk membencinya. Karena tekanan yang sangat hebat wanita ini memilih kembali ke kota Jakarta setelah melakukan kasus tarik perkara yaitu proses perceraian..Ada apa dengan hidupnya ini? Karena suaminya pun sebenarnya berlatar belakang sama persis yaitu papanya kristen tapi mamanya lain kepercayaan.

Wanita yang kedua lebih mapan karena memiliki jenjang karir yang sangat bagus. Dalam sebuah pembicaraan yang penuh riang karena wanita ini bercerita tentang putrinya yang sangat manis berusia 3 tahun yang saat ini didiagnosa menderita sebuah penyakit. Kemudian ketika saya bertanya apa kabarnya suamimu? Pertanyaan yang muncul begitu saja. Tiba-tiba matanya memerah. Saya dapat merasakan desahan nafas yang sangat berat dari setiap cerita yang keluar dari mulutnya. Sekilas kutipan,"pak, gimana menurut anda kalau saat lagi hamil...saya harus pontang panting kedokter kandungan sendiri tapi suami tidak pernah menemani. Gimana menurut bapak kalau saya sedang melahirkan justru dia selingkuh diluar sana? ......Sekarang lebih baik saya sendiri dan tidak disakiti.

Wanita yang ketiga datang kesaya hendak pamit berhenti kerja karena hendak melupakan semua kenangan tentang suaminya. Lalu saya bertanya kenapa harus dilupakan? Pak, dulu saya begitu merasakan keindahan berkeluarga tetapi lama-kelamaan kok semakin membosankan. Dia berbuat ini berbuat itu dengan dunianya sendiri dan saya juga begitu. Kami suami-istri tapi seperti orang. Deforce adalah pilihan yang tidak dapat saya tolak lagi. Saya memilih hidup sendiri.

Tahukah anda bahwa ketiga wanita ini adalah wanita-wanita Allah yaitu beragama kristen dan katolik. Saya tidak tahu pandangan anda ketika membaca tulisan ini tapi saya melihatnya sangat tidak baik hal ini terjadi. Ketiga wanita ini sangat cantik, wajahnya diatas rata-rata dan tubuhnya sangat molek. tutur kata dan cara bicaranya mencerminkan spirit yang sweet.  Dari ukuran jasmani saya yakin banyak pria akan tertarik. Tetapi masalahnya bukan jasmani tetapi ada apa dibalik semua hal ini? mengapa harus deforce?...Saya teringat sebuah tulisan Firman Allah:

Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel—juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat! ( Maleakhi 2:16  )
Adakah engkau terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mengusahakan perceraian! Adakah engkau tidak terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mencari seorang! (1 Korintus 7:27 )