Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Undangan Rapat Via SMS Gratis

Purnawan Kristanto's picture

Jika sebuah gereja memiliki aktivitas dan program yang banyak, maka wajar jika frekuensi acara rapat cukup tinggi. Hal ini berkait dengan undangan yang disebar. Undangan biasanya menggunakan kertas, digandakan dengan mesin fotokopi dan diedarkan ke alamat calon peserta rapat.  Semuanya itu membutuhkan ongkos. Untuk satu lembar kertas fotokopi, dikenai biaya Rp. 150-200/lembar. Kemudian untuk mengedarkannya juga membutuhkan bahan bakar atau membayar ongkos kurir. Lalu bila dilihat dari sisi lingkungan hidup, kertas undangan juga ikut andil dalam penggundulan hutan. Untuk penggandaannya, undangan membutuhkan tenaga listrik yang pasokannya mulai terbatas. Lalu untuk mengantarkan undangan juga dibutuhkan bahan bakar fosil yang tidak terbarukan.

 

Demi penghematan dan kelestarian lingkungan, maka gereja perlu mengurangi penggunaan kertas undangan. Sebagai penggantinya, gereja dapat memanfaatkan layanan SMS gratis yang disediakan oleh google mail dan yahoomail. Gratis? Sebenarnya tidak murni gratis karena dibutuhkan sambungan internet. Namun mengingat hampir semua gereja di kota sudah memiliki sambungan internet, maka tak ada kendala untuk menggunakan aplikasi ini. Mulai bulan Agustus ini, GKI Klaten mulai meninggalkan undangan kertas dan menggantinya dengan SMS. Jika gereja Anda juga berminat melakukan hal yang serupa, berikut caranya.

Panduan

 

Berikut ini panduan menggunakan layanan SMS gratis untuk google mail. Langkah pertama tentu saja Anda harus memiliki akun google mail di www,gmail.com. Setelah itu, masukkan nama dan nomor HP orang-orang yang akan diundang ke dalam daftar kontak.

Gambar 1: Menambahkan kontak baru

 

 

 

Untuk mengirimkan SMS, ketik nama penerima pada kotak “Ngobrol,” maka akan muncul kotak pop-up

Pada bagian kanan kotak ini pilih “Kirim SMS.” Muncullak kotak obrolan. Anda bisa mengetik undangan pada kotak berita. Jumlah karakter maksimal dalam satu pengiriman bisa sampai 3x SMS, tapi dikurangi jumlah karakter untuk alamat email pengirim.

Gambar 2: Ketikkan nama penerima pada kotak "Ngobrol"

 

 

 

Untuk mengirimkan, cukup tekan enter, maka SMS terkirim ke nomor tujuan. Dalam satu hari, kita bisa mengirimkan maksimal 50 SMS. Bagaimana jika jatah sudah habis, tapi masih ada orang yang belum undangan?  Quota akan bertambah 5 SMS lagi jika ada satu orang yang membalas SMS ini. Hal ini berlaku kelipatannya namun jumlah maksimalnya dibatasi 50 SMS. Artinya, jika ada 10 nomor yang membalas SMS dari gmail ini, maka quota bertambah 50 SMS lagi.

Gambar 3: Kotak Obrolan

 

 

Penerima SMS ini tidak dikenai biaya tetapi jika membalas akan dikenai biaya sesuai tarif normal yang ditetapkan oleh operator seluler yang bersangkutan. Google mail tidak menarik biaya atas layanan ini. Untuk menghindari penyalahgunaan, maka google akan memblokir  jika pengiriman digunakan secara massal. Untuk menghindari pemblokiran, maka harus ada penerima kiriman yang membalas kiriman SMS itu.

Sayangnya belum semua operator seluler didukung oleh layanan ini. Google hanya mengirimkan SMS ke nomor milik Indosat (Mentari, IM3, Matrix) dan Telkomsel (Simpati, As dan Halo). Tapi Anda tidak usah cemas, karena yahoomail juga memberikan layanan serupa. Selain Indosat dan Telkomsel, Yahoo bisa mengirimkan SMS ke nomor Esia, XL, Fren, 3 (Three).

Untuk panduan mengirimkan SMS melalui yahoomail, silakan baca di sini

 

 

Plus-Minus

 

Seperti disampaikan di awal tulisan, keuntungan pemakaian SMS ini adalah penghematan dan lebih ramah lingkungan. Sedangkan kekurangannya sebagai berikut:

  1. Layanan ini sangat tergantung pada koneksi internet. Pada gmail, jika koneksi buruk, maka fungsi pencarian kontak tidak bisa berfungsi.
  2. Kita tidak bisa mengirimkan satu pesan kepada banyak nomor sekaligus. Mau tidak mau, kita harus membuka kotak obrolan satu-satu kemudian menyalin-rekat (copy paste) pesan pada tiap undangan.
  3. Pada awalnya ada kemungkinan mendapat resistensi karena orang sudah puluhan tahun menerima undangan dalam bentuk tercetak. Masih ada anggapan bahwa undangan lewat SMS itu kurang sopan.

Tips: Jika frekuensi rapat di gereja memang sangat tinggi, maka gereja dapat membuat akun untuk masing-masing bidang/komisi. Misalnya ada akun email untuk Komisi Pendidikan, Komisi Kesehatan, Komisi Pemuda, Komisi Anak dll. Masing-masing akun ini dapat mengirimkan undangan sendiri-sendiri sesuai kebutuhan. Gampang ‘kan? Mau coba?

 

 

 

__________________

 

Tulisan PurnawanFoto Purnawan  Video karya Purnawan

Novi Kurniadi's picture

SMS

Sebenarnya kalau tidak ada internet pun sms masih bisa dilakukan. Tarif provider selular sekarang relatif murah. Saya sendiri cukup berlangganan 18ribu rupiah per bulan untuk UNLIMITED SMS 24 jam penuh setiap harinya. Rata-rata SMS yang saya kirim dalam sehari bisa mencapai 200-500 buah untuk memberi pengumuman/briefing/renungan singkat/jdwl kuliah ke anak-anak Choir, anak-anak yang saya layani di asrama, teman2 seangkatan, dan teman2 sepelayanan. Hasilnya sangat menguntungkan. Informasi dengan cepat tersebar. Selain itu untuk promosi sebuah acara atau penggalangan dana sangat efektif. Keuntungan lain, saya jadi punya banyak nomor kontak yang bisa dihubungi mulai dari kalangan mahasiswa, pengajar, hamba Tuhan, hingga perusahaan sponsor.

Bandingkan dengan sms tanpa langganan. Ambil saja tarif secara kasar Rp 100/sms. Jika saya mengirim 200 sms dalam sehari, maka pulsa saya berkurang Rp 20.000. Sedangkan untuk sebulan: 30x20000= Rp 600.000,- 
Dengan berlangganan UNLIMITED SMS Rp 18000 sebulan, saya menghemat dengan sangat banyak. 

__________________

Novi Kurniadi

Purnawan Kristanto's picture

Bagus! Lanjutkan!

Bagus! Lanjutkan!

__________________

 

Tulisan PurnawanFoto Purnawan  Video karya Purnawan

Love's picture

Gak pakai kertas lagi

Kalau ada undangan rapat majelis, saya sudah tidak pernah mendapatkan lembaran kertas lagi, Pak :) Pakai SMS saja, dan sebelumnya sudah diumumkan di gereja. Apalagi sekarang ini provider banyak yang kasih bonus SMS gratis :)

Kalau soal google sms ini, saya malah pakai untuk SMS suami pas pulsa abis .... hehehehe .... Tapi dia gak pernah bisa balas lagi ke google sms itu. Jadi kalau dia balas, ya langsung kirim ke nomor HP saya hehe .... nanti saya balas lagi pake sms google, sampai abis limitnya.

Purnawan Kristanto's picture

Bagus! Lanjutkan!

Bagus! Lanjutkan!

__________________

 

Tulisan PurnawanFoto Purnawan  Video karya Purnawan

Daniel's picture

2014

persiapan 2014 ya mas? :p

Purnawan Kristanto's picture

Hentikan!

Hentikan!

__________________

 

Tulisan PurnawanFoto Purnawan  Video karya Purnawan

tilestian's picture

Setuju sih kalau pakai sms

Setuju sih kalau pakai sms .... karena tempo hari saya mendapat undangan (bukan undangan gereja sih), nah tulisan di undangan itu masa disingkat .... "yang" menjadi "yg". Terus kalimat "Bertempat di rumah: Bapak Anwar" ditulis "Bertempat di rmh: bpk. Anwar".

Tahu gitu kenapa nggak sms aja ... malah semakin lebih bisa dipersingkat kalimatnya. Cape deh ....

LaughingLaughing

__________________

God's will be done Smile

Purnawan Kristanto's picture

Bagus. Lanjutkan!

Bagus. Lanjutkan!

__________________

 

Tulisan PurnawanFoto Purnawan  Video karya Purnawan

Love's picture

wadaw, seperti sedang membaca

wadaw, seperti sedang membaca komentar dari Pak Purnawan "Yudhoyono" ....  hihi ;)

X-1's picture

undangan sms tile

yth.P Tile

Dihrp dtg pd acr:Rpt RT, kms 11/8/11 J 7 mlm, di rmh P. joko, sinarbahagia 15. mhn bw uang iuran 17an.

hrmt, Ketua RT, Agus

Gitu kaleeeeee bunnyinya.. undangan tapi bahasanya ngirit kayak sms

xixixixixi...

__________________

mari gila bersama-sama dengan warna merah, kuning, hijau, dan biru..

 

 

Pak Tee's picture

menarik

Menarik. Tapi memang benar, sekarang banyak program sms murah, tidak beli paket pun sebenarnya sudah banyak tawaran bonusnya, Bagaimanapun juga usulan Pak Wawan tetap bisa jadi alternatif. Saya sependapat dengan Love, baca komentar Pak Wawan kayak dengar kembali kampanyenya Pak BeYe, lanjutkan! Dan ketika ditanya soal 2014 Beliau memang tidak akan maju kembali, alias berhenti.

__________________

Seperti pembalakan liar, dosa menyebabkan kerusakan yang sangat parah dan meluas. Akibatnya sampai ke generasi-generasi sesudah kita. Aku akan menanam lebih banyak pohon!