Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Kebijakan SS yang Baru

Dear all Blogger SS,

Setelah melakukan evaluasi terhadap perkembangan komunitas SABDA Space, akhirnya kami melakukan beberapa perubahan pada kebijakan SS yang selama ini diterapkan dalam komunitas SABDA Space. Doa dan harapan kami komunitas SS bisa semakin bertumbuh dalam Kristus.

Jika ada anggota SS yang ingin memberikan pertanyaan, komentar atau sanggahan, silakan mengirimkannya ke: < admin@sabdaspace.org > atau dengan mengisi form Kontak Kami. Dengan senang hati kami akan menjawab dan meresponsnya. Silakan  menyimak kebijakan SS yang baru di halaman Policy.


Terima kasih banyak untuk perhatian dan kerja samanya.

Admin

Han's picture

Aturan Posting

C. Aturan Posting

9. Tidak diperkenankan memosting lebih dari 2 blog pada saat yang sama (secara berurutan).

 

Pak Mujizat harus menunggu dulu nh Blogger lain mem-posting Blog, baru boleh posting Blog lagi :D

jlwijaya's picture

king heart:apa kabar?

-hii,aku bisa ladenin seperti hai2 tapi bukan dengan tulisan tetapi bicara online mis dengan skype dsb

king heart's picture

@jlwijaya

baik baik kabarnya, lama tidak masuk ke sini adakah kabar hangat?

jlwijaya's picture

king;

-agak sibuk sedang mulai usaha baru jadi semua harus ikut turun tangan.

-aku orang yang sangat malas untuk nulis dan mengetik,kamu bisa lihat itu tetapi beberapa waktu lalu aku diskusi dgn teman2 di manca negara secara bersamaan 5-6 orang dengan skype.sambil lihat email dan kerja kita bisa ngobrol2 dengan baik.lalu terpikir oleh ku kalau kita bisa berargumen dengan cara itu dengan sesama user SS .

karena orang seperrti saya ngak mungkin berdebat/berdiskusi dengan tulisan

king heart's picture

Boleh juga idenya

Usaha baru berarti income tambahan baru dong?

Memang kita bisa memilih apa yang cocok dan nyaman dan ini sah sah saja. Ide anda pun sebenarnya baik juga meski bukan hal yang baru. Hanya berkaitan dengan SS, tempat ini memang dibuat untuk menulis dan berdiskusi ( dengan tulisan ). Ngobrol di kotak ijo pun harus ditulis juga.

Ada orang yang kalau menulis jeleknya minta ampun tapi kalau bicara jagonya selangit. Namun ada sebaliknya yang tidak banyak bicara tapi ketika menuangkan pikirannya dalam tulisan demikian bagus.

Format SS ini dengan segala kekurangannya, masih saya rasakan lebih nyaman dan sangat fleksibel waktunya. Entah buat yang lain.

 

jlwijaya's picture

king

wah masih keluar duit terus jadi income baru ngak berasa tapi yang penting prospeknya.

king bukan maksudku untuk menggantikan yang tulisan tetapi ada juga forum khusus di luar ss untuk diskusi .hasil diskusi bisa kita masukan ke ss jika ada peserta diskusi yang sanggup.kamu buat group di skype  nanti aku invite .

aku akan buat akun skype baru nanti kamu invite ya.

ebed_adonai's picture

@admin & all: numpang ngasih ide..

Permisi sebelumnya sama om admin yang ganteng (lanang to?) dan kekasih-kekasih lainnya...Laughing

Mau sharing ide sedikit..

Bagaimana kalau ditambahkan semacam aturan yang membuat orang merasa lebih terpanggil untuk mempertanggung-jawabkan isi blognya?

Maksudnya begini. Belakangan ini sering saya temui, ada blog-blog yang melemparkan isu sensiitif/kritis, namun entah kenapa sang empunya blog, alih-alih merespon reaksi yang masuk ke blognya, lebih memilih menelurkan blog-blog baru yang sama kontroversialnya pula. Biasanya kalau komen yang masuk tidak bersifat mengkritisi, akan dijawab. Namun kalau sebaliknya, biasanya akan didiamkan saja.

Baiklah. Mungkin yang bersangkutan sedang berhalangan (untuk alasan apa saja), dan itu sangat bisa dimaklumi. Saya sendiri tipe yang sering menghilang berbulan-bulan dan tahu-tahu muncul lagi di SS, hehe.

Tapi kalau pola yang sama muncul terus dalam waktu lama, rasa-rasanya sulit untuk mengatakan kalau sang blogger tidak punya waktu. Ini hampir mirip, kalau dalam dunia sehari-hari, saat seseorang menyapa kita, pas kita merespon sapaannya, tahu-tahu do'i udah beralih ke hal lain, padahal dia punya cukup waktu di dunia untuk menanggapi respon kita. How does it feel?

Satu hal yang saya suka di SS ini, walau karakter masing-masing kita memang berlainan, rata-rata semuanya bertanggung-jawab atas postingannya, entahkah itu berakhir damai, atau berujung debat kusir yang nggak karuan. That's it. Bagi saya itu sudah cukup. Four thumbs up (sama jempol kaki sekalian, hihi..). Saya hanya berpikir, bagaimana pola seperti ini bisa diakurkan dengan VISI dan MISI di policy SS. Lha kemarin-kemarin saja masalah seperti blog yang dihitam-hitamkan isinya bisa jadi perkara besar.

Satu hal lagi. Bagaimanapun, orang punya hak pribadi untuk tidak menjawab. Itu juga harus dihargai. Jujur, saya sendiri juga tidak punya solusi yang memuaskan, kalau dibenturkan dengan hak untuk tidak menjawab ini. Lha itu juga hak azazi manusia, hehe. Karena itu saya kembalikan kepada om admin, dan kekasih-keasih lainnya, bagaimana baiknya, kalau memang VISI dan MISI SS mau kita pegang teguh.

Salam bingung dari Magelang.. Smile

 

Purnawan Kristanto's picture

Kang Ebed

Bagaimana kalau ditambahkan semacam aturan yang membuat orang merasa lebih terpanggil untuk mempertanggung-jawabkan isi blognya?

Maksudnya begini. Belakangan ini sering saya temui, ada blog-blog yang melemparkan isu sensiitif/kritis, namun entah kenapa sang empunya blog, alih-alih merespon reaksi yang masuk ke blognya, lebih memilih menelurkan blog-blog baru yang sama kontroversialnya pula. Biasanya kalau komen yang masuk tidak bersifat mengkritisi, akan dijawab. Namun kalau sebaliknya, biasanya akan didiamkan saja.

 

Kang Ebed,

Orang ini sedang mengamalkan ajaran Tuhan Yesus, "Barangsiapa menampar blogmu yang satu, berikanlah juga kepadanya blogmu yang lain."


ebed_adonai's picture

@PK: Pulang-pulang....

Aduhhh, pulang-pulang dari Jogja, malah sakit perut tertawa baca komennya mas Wawan (hampir nyiprat ini mie goreng saya)...., hahahahaha.... LaughingLaughingLaughing

iik j's picture

ahhhh... ebed sok ngide ah!

Belakangan ini sering saya temui, ada blog-blog yang melemparkan isu sensiitif/kritis, namun entah kenapa sang empunya blog, alih-alih merespon reaksi yang masuk ke blognya, lebih memilih menelurkan blog-blog baru yang sama kontroversialnya pula. Biasanya kalau komen yang masuk tidak bersifat mengkritisi, akan dijawab. Namun kalau sebaliknya, biasanya akan didiamkan saja.

Makin rajin bertelur makin bagus to ya bed... kan lumayan kalo dijual... soal didiemin or ga, ya suka suka dia to ya... *provokator 1 mode on* he he he he

Mungkin yang bersangkutan sedang berhalangan (untuk alasan apa saja), dan itu sangat bisa dimaklumi. Saya sendiri tipe yang sering menghilang berbulan-bulan dan tahu-tahu muncul lagi di SS, hehe.

mengkritisi orang lain padahal dianya, podo ae *provokator 2*

Tapi kalau pola yang sama muncul terus dalam waktu lama, rasa-rasanya sulit untuk mengatakan kalau sang blogger tidak punya waktu. Ini hampir mirip, kalau dalam dunia sehari-hari, saat seseorang menyapa kita, pas kita merespon sapaannya, tahu-tahu do'i udah beralih ke hal lain, padahal dia punya cukup waktu di dunia untuk menanggapi respon kita.

Kalo disapa pake senyum ga mau... gimana kalo pake gonggongan 'si item' atau 'lemparan sandal' *provokator 3*

Satu hal yang saya suka di SS ini, walau karakter masing-masing kita memang berlainan, rata-rata semuanya bertanggung-jawab atas postingannya, entahkah itu berakhir damai, atau berujung debat kusir yang nggak karuan. That's it. Bagi saya itu sudah cukup. Four thumbs up (sama jempol kaki sekalian, hihi..). Saya hanya berpikir, bagaimana pola seperti ini bisa diakurkan dengan VISI dan MISI di policy SS. Lha kemarin-kemarin saja masalah seperti blog yang dihitam-hitamkan isinya bisa jadi perkara besar.

Besar? ah ga juga... merpati jatuh tuh lebih gede... atau soal pembangunan gedung baru DPR tuh malah lebih gede lagi.... atau korupsi dana SEA GAMES malah gueeeeeeeeeeedeee meneh... ah si ebed lebay *provokator 4*

Bagaimanapun, orang punya hak pribadi untuk tidak menjawab. Itu juga harus dihargai. Jujur, saya sendiri juga tidak punya solusi yang memuaskan, kalau dibenturkan dengan hak untuk tidak menjawab ini. Lha itu juga hak azazi manusia, hehe. Karena itu saya kembalikan kepada om admin, dan kekasih-keasih lainnya, bagaimana baiknya, kalau memang VISI dan MISI SS mau kita pegang teguh.

Hak asasi manusia harus ditegakkan dan dipegang teguh di bumi pertiwi, setuju! *provokator 5*

Sebenernya komen ini untuk provokasi siapa sih? ga jelas.... he he he he... hidup ide2 nya ebed!!!

ebed_adonai's picture

@iik: Lagi-lagi...

Lagi-lagi pulang dari Jogja langsung terhibur dengan komen segerrrnya mbak Ik.. Laughing

Itu cuma sekedar ungkapan dari hati turun ke keyboard komputer kok mbak Ik, hehe.. Dulu blog ala haihai jadi geger buger di SS, karena bla bla bla.. Lha yang beginian kok didiemin aja sama admin. Tapi, one way or another, ya terserah admin SS.. Memang aturan main dunia maya begitu kali ya? Entahlah...

(nyaem, nyaem, makan mie lagi.... Laughing)

Admin's picture

Terima kasih untuk

Masukannya akan kita catat dan akan menjadi bahan pertimbangan tim admin. Blogger-blogger yang sering melemparkan topik sensitif lalu ditinggalkan begitu saja memang dipantau oleh admin.

jlwijaya's picture

terima apa adanya:

terima apa adanya sekalipun ADMIN dan pemilik terlihat kurang cerdas dan berbobot

ebed_adonai's picture

@jlwijaya: reasonable..

Reasonable choice.. Thanks jlwijaya.. Smile

Purnomo's picture

POLICY - saya bingung.

Dalam Policy-Syarat Keanggotaan yang pertama adalah "Mendaftar menjadi anggota SS (pribadi) dengan menggunakan satu nama pengguna."

Bagaimana Admin tahu "purnomo" punya nama lain "purnami" untuk blog yang bercerita tentang wanita dan "pornomoh" untuk blog yang begituan bila 3 nama pengguna ini tidak sama kode IP-nya (saya sering berganti warnet)? Kita telah mengenal istilah "kloning" (bukan "kelonan"). Sekarang ini bahkan saya berpikir nama pengguna "administrasi" adalah kloning dari "Admin." Bisa jadi akan menyusul pengguna baru dengan nama "Ah-min" atau "Administer" atau "Adminteri."

ATURAN POSTING 1. Tidak diizinkan memosting dengan memakai login/password pengguna lain. Apakah pernah terjadi seseorang memosting blog atau komentar memakai login/password pengguna lain? Kalau pernah - tentunya karena diijinkan oleh pengguna lain - bagaimana Admin bisa mengetahuinya? Yang saya tahu hal ini bisa terjadi di kotak ijo, yang sebaiknya loginnya melalui "main login" seperti kalau kita mau posting blog atau comment. Omong-omong (ini bukan bahasa Indonesia yang baik) kotak ijo setelah tengah malam sering asyik untuk ditonton.

3. Belum pernah dipublikasikan di media lain, kecuali dari situsnya pribadi. Kalau ini berlaku surut, paling tidak separoh jumlah blog saya harus digrounded karena sudah dipublikasikan lewat media cetak sebelum diposting di SS. Ketentuan ini biasanya diberlakukan oleh media yang memberi honor kepada pengirim artikel. Apakah SS punya rencana ke sana? Karena PENYANGKALAN (DISCLAIMER) butir 5 berkata "Semua tulisan yang diposting di SS akan diarsip oleh YLSA dan YLSA berhak menggunakannya untuk kepentingan pelayanan YLSA." Dengan disclaimer ini maka saya tidak lagi punya hak memberi atau menjual blog saya kepada penerbit lain.

8. Panjang blog harus lebih dari 10 kalimat, kecuali yang berupa syair (puisi, sajak, dll.). Dengan aturan ini maka bisa muncul blog yang isinya begini. (1) Saya mau tidur. (2) Sudah malam, pk.22.00. (3) Saya orang Kristen. (4) Karena itu saya baca Alkitab. (5) Sesuai bisikan Roh saya buka PL. (6) Dapat Kejadian pasal 10. (7) Isinya hanya silsilah. (8) Walau begitu itu rhema buat saya. (9) Tuhan mau ajar sesuatu. (10) Yaitu bahwa istilah dosa turunan itu salah. (11) Yang benar adalah dosa genetika.

Apakah tidak lebih baik satuan "10 kalimat" diganti dengan "sekian kata" seperti lazimnya yang diberlakukan sebagai syarat dalam lomba menulis artikel atau blog?

Walau tidak LAZIM tetapi saya tidak bermaksud ZALIM terhadap Policy ini karena saya tidak bermaksud melanggar aturan ke-6 "Tidak berisi makian maupun yang bertujuan untuk MENGHASUT/mencemarkan nama baik seseorang/ORGANISASI/instansi tertentu." Karena itu mohon user yang membaca komen ini tidak memboncengi, menunggangi apalagi menggagahinya agar saya tidak dituduh menghasut.

Sekian dulu, lain waktu disambung (kalau boleh).

Salam

Admin's picture

Kebijakan preventif

Dari pengalaman, ada beberapa blogger yang telah diban sebelumnya dan mendaftar lagi dengan username yang baru, itulah sebabnya ada rumusan-rumusan tersebut di kebijakan yang baru.

Selain itu pernah ada juga blogger yang menggunakan (meminjam) akun blogger lain untuk mengirim posting. Di kemudian hari blogger yang sama meminta tulisannya yang ditulisnya dengan meminjam akun orang lain itu diturunkan.

Larangan pengiriman tulisan yang pernah dimuat di media sebelumnya adalah pertama-tama dan terutama untuk mencegah kopipas (tulisan penulis lain), yang kedua adalah mencegah tulisan-tulisan yang tidak berbentuk blog (malah berbentuk artikel). Kembali ke definisi blog yang merupakan singkatan dari web log, yaitu catatan-catatan ringan (umumnya berbentuk jurnal pribadi) yang ditulis di web. SS ditujukan hanya untuk blog-blog yang ditulis sendiri oleh penulis yang bersangkutan dan belum pernah dipublikasikan di media lainnya selain dari situs(-situs) pribadinya. Jika memang ingin menggunakan bahan-bahan yang pernah dipublikasikan (dalam bentuk non-blog, contohnya artikel) di media lain (termasuk media cetak), blogger dipersilakan untuk menulis ulang tulisan tersebut ke dalam bentuk blog (bukan artikel). Untuk artikel, YLSA telah menyediakan situs e-Artikel untuk hal itu.

Penyangkalan tersebut tidak dimaksudkan bahwa SS memiliki hak cipta atas tulisan-tulisan yang masuk, melainkan hanya menjelaskan bahwa SS menganggap penting setiap tulisan yang masuk dan mengarsipkannya secara rutin. Jika hal tersebut sebelumnya sudah dilakukan namun belum tertulis, saat ini hal tersebut dicantumkan di dalam policy agar jelas. Setiap penulis masih mempunyai hak untuk tulisan-tulisan mereka, dan YLSA tidak akan menjual melakukan hal-hal yang disangkakan oleh Pak Purnomo di atas.

Pembatasan 10 kalimat di atas sudah melalui diskusi yang cukup lama di antara tim Admin, dan kami merasa jumlah tersebut sudah cukup mewakili tulisan-tulisan yang selama ini pernah masuk di SS ini. Kami memang tidak sedang membuat kebijakan yang sangat detil dan tidak dapat dicari lubangnya, melainkan panduan-panduan umum penulisan di SS ini. Jika seorang blogger memang sudah ingin melanggar peraturan, maka tidak peduli peraturannya tertulis seperti apa, dia akan berusaha mencari celah-celahnya. Dari tim Admin sendiri selalu berusaha memiliki asumsi yang baik, terutama dari blogger-blogger baru, oleh sebab itu jika kasusnya seperti di atas, maka penulis akan dikirimi peringatan untuk menjelaskan kebijakan penulisan SS di atas.

Terima kasih untuk masukannya

Geadley Lian's picture

ungkap

Mengungkap isi hati melalui ide yg bernas bukanlah suatu persoalan besar & masing2 ada hak utk menulis ide2 masing2.