Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

renungan

John Adisubrata's picture

Di Balik Tingkap-Tingkap Langit (2)

Oleh: John Adisubrata 

INDERA KEENAM 

“Sebab dunia orang mati tidak dapat mengucap syukur kepada-Mu, dan maut tidak dapat memuji-muji Engkau; orang-orang yang turun ke liang kubur tidak menanti-nanti akan kesetiaan-Mu.” (Yesaya 38:18) 

Sampai sekarang, meskipun sudah tidak seperti dahulu lagi, saya gemar menonton film-film yang membahas tema-tema alam roh. Salah satu di antaranya adalah film The Sixth Sense, karya M. Night Shyamalan. Movie yang menurut pendapat saya jalan ceriteranya disajikan olehnya dengan ketrampilan artistik yang sangat mengagumkan, mengisahkan tentang kemampuan supranatural seorang anak kecil yang bisa melihat alam roh di tengah-tengah kesibukannya sehari-hari, bahkan berkomunikasi dengan orang-orang yang sudah mati.

John Adisubrata's picture

Di Balik Tingkap-Tingkap Langit (1)

Oleh: John Adisubrata 

HELL NO! 

Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam API YANG KEKAL yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. (Matius 25:41) 

Apakah yang akan terjadi setelah hidup kita di dunia berakhir? Apakah ada suatu alam’ lain di balik kebesaran mayapada yang tampak nyata ini?  

Pertanyaan-pertanyaan semacam itu sering kali timbul di dalam benak pikiran saya semenjak kecil. Ingatan saya mengenainya tampak jelas sekali! Saat itu saya sudah merasa yakin, bahwa kehidupan umat manusia tidak hanya akan berakhir begitu saja. 

Purnawan Kristanto's picture

Melewatkan Mukjizat di Depan Mata

Pukul sepuluh malam, HP-ku berdering. “Mas Wawan ini darurat. Anda diminta mendonorkan darah,”kata Agus Permadi di ujung telepon. “Oke, aku pakai jaket dulu, lalu mengeluarkan sepeda motor,” jawabku.

Purnawan Kristanto's picture

Mencari Kehendak Tuhan

Ada seorang Kristen yang punya metode unik untuk mengetahui kehendak Tuhan.  Setiap kali dia tidak tahu harus berbuat apa, maka Dia mengambil Alkitab dan membukanya secara acak.

Sri Libe Suryapusoro's picture

Keledai Muda

 

 Ketika kita mendengar suatu peristiwa, kita akan teringat seseorang. Teman-teman saya akan mengingat saya jika mereka mendengar Kebumen, kota kelahiran saya. Ketika terjadi gempa, maka mereka menghubungi saya untuk menanyakan kabar keluarga saya.  Jika kita mendengar kata Haleluyah, haleluyah... mungkin kita teringat Gilbert Lumoindong. Atau jika Anda saya kasih tebakan, siapakah yang membelah laut menjadi dua? Maka Anda bisa menjawab, “Musa.”

            Pasti ada sesuatu yang membuat seseorang teringat akan dirinya dan Yesus melakukannya. Kalau saya bertanya,”Siapakah yang naik keledai muda?” Setahu saya tokoh Alkitab yang melakukannya hanyalah Yesus. Sesuatu yang tidak dilakukan orang lain tetapi Yesus melakukannya. Berbeda dengan menyembuhkan, nabi-nabi sebelum Yesus juga menyembuhkan. Mengusir setan? Bahkan -ini masih setahu saya- lebih sering murid-muridNya mengusir setan daripada Dia sendiri.Berjalan diatas air? Petrus juga melakukannya. Disalib? Murid-muridNya juga ada yang mati disalib. Hanya saja saya tidak melihat ada yang naik keledai muda.

Purnawan Kristanto's picture

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Cinta bertepuk sebelah tangan, siapa yang mau? Semua orang ingin cinta kita mendapat tanggapan yang positif. Tanggapan yang kita harapkan adalah orang itu menyambut cinta kita. Kalau tidak, dunia ini akan runtuh.

Love's picture

Jadilah Padaku

Yakobus 4:13-17

Ninis baru aja diajak bertunangan oleh Beni dalam sebuah makan yang
romantis. Saat itu mereka lalu terlibat perbincangan hangat mengenai
masa depan hubungan mereka. Masing-masing saling mengungkapkan

John Adisubrata's picture

Tribute: Batu Karang Yang Teguh

Oleh: John Adisubrata

“Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.” (Yohanes 6:44)

Menabur benih-benih firman Tuhan sedini mungkin dalam kehidupan orang-orang di sekeliling kita sering mengakibatkan hasil penuaian yang tidak tersangka. Kesempatan untuk bisa menyaksikannya selalu berbeda-beda, sesuai dengan waktu dan kehendak Tuhan, karena hanya Dia yang mampu menumbuhkan benih-benih tersebut.

Banyak orang menabur firman dengan harapan untuk dapat menyaksikan ‘tuaian’ tindakan mereka seketika itu juga. Tetapi kenyataan yang sebenarnya, menakjubkan sekali! Buah-buah yang dihasilkan melalui benih-benih firman Tuhan yang ditaburkan ke dalam hidup orang-orang, terkadang baru terlihat nyata bertahun-tahun, berpuluh-puluh tahun, bahkan mungkin beratus-ratus tahun kemudian. Kisah Batu Karang yang Teguh ini sudah membuktikannya!

John Adisubrata's picture

Buah Mulut (Gosip) - 9

Oleh: John Adisubrata

KESIMPULAN GOSIP (2) 

4. Sikap Menghadapi Gosip 

Di dalam buku kristiani terlaris di dunia saat ini ‘Purpose Driven Life’, Ps Rick Warren menulis, bahwa kita harus selalu bersikap tegas di dalam menanggapi peredaran gosip. Jika seseorang mulai menceriterakan kejelekan atau ‘affairs’ orang-orang lain kepada kita, punyailah ketegasan diri untuk segera memotong percakapannya dengan berkata: “Maafkanlah! Saya tidak mempunyai hasrat untuk mendengarkannya lebih lanjut. Apakah Anda sudah berbicara secara langsung dengan orang yang bersangkutan?” 

PERCAYALAH, mereka yang mau bergunjing DENGAN kita, pasti akan bergunjing MENGENAI kita! Mereka tidak akan pernah bisa dipercaya!  

Amsal raja Salomo menasihatkan: “Orang yang berbuat jahat memperhatikan bibir jahat, seorang pendusta memberi telinga kepada lidah yang mencelakakan.” (Amsal 17:4)

John Adisubrata's picture

Buah Mulut (Gosip) - 8

Oleh: John Adisubrata

KESIMPULAN GOSIP (1) 

“Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! …, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.” (1 Korintus 6:9a,10b)

1. Asal Mula Gosip  

Gosip adalah suatu tindakan yang bisa berbentuk lisan atau tertulis, di mana seseorang menyampaikan suatu informasi kepada orang-orang yang lain. Tetapi ia tidak menjadi bagian dari informasi tersebut, dan ia juga bukan merupakan solusinya. Tindakan itu bisa berbentuk sebagai suatu percakapan sambil lalu saja, atau perbincangan dengan tujuan untuk mendiskreditkan nama orang (atau orang-orang) lain. Tidak jarang gosip mempunyai sepercik dasar kebenaran yang dipergunakan sebagai awal percakapan yang dilakukan oleh paling sedikit dua orang, tetapi lebih sering perbincangan tersebut berasal dari daya khayal mereka sendiri. Jadi perbuatan gunjing bisa mempunyai sebab-musabab (asal-mula), tetapi terkadang juga tidak.

Sri Libe Suryapusoro's picture

Sebuah kisah teladan dari negeri China


Saya dapat dari email, saya posting karena sangat memberkati saya. Sayang sekali saya tidak bisa melacak penulis aslinya. Semoga memberkati setiap pembaca yang lain.

Sri Libe Suryapusoro's picture

Yesus manusia 100%?

Apa artinya Yesus 100% manusia? Agak sulit memahaminya. Tetapi ketika saya mempelajari kitab Markus, saya menangkap kebenarannya. Yesus memang manusia. Dia tidak berbeda dengan saya. Dia mengalami masalah yang sama, pergumulan yang sama juga. Mungkin-sekali lagi mungkin- Dia bergumul tentang teman hidup.

Sri Libe Suryapusoro's picture

SEHARUSNYA SAYA MALU

           Dua ribu tahun lalu terdapat orang yang memiliki segalanya. Dia dapat membuat dirinya nyaman. Setiap hari Ia mendengar musik dan pujian dari para malaikat. Bisa saja Dia duduk di kursi paling empuk, makan makanan yang paling enak, membuat keadaan seperti yang Dia inginkan dan banyak lagi hal yang bisa Dia lakukan. Tetapi ada sesuatu yang mengusik hatinya yaitu dosa manusia. Dia telah mengutus hamba-hambanya untuk memperingatkan manusia, memberikan hukuman berupa banjir, penjajahan dan banyak lainnya. Manusia memang bertobat tetapi hanya sebentar. Ketika manusia merasakan nyaman, mereka mulai memberontak. Manusia berzinah kepada allah lain.

John Adisubrata's picture

Buah Mulut (Gosip) - 7

Oleh: John Adisubrata

MENGGOSIPKAN FIRMAN

“Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu;” (Mazmur 34:14)  

Websites kristiani di seluruh dunia bukan hanya menayangkan berita-berita yang kontroversial, atau kabar-kabar angin yang dapat merugikan nama baik orang-orang lain, tetapi juga beraneka-ragam topik-topik dan artikel-artikel berkaitan dengan isi Alkitab, yang dengan mudah sekali bisa mengubah, mempengaruhi, bahkan membingungkan pengertian umat Tuhan di seluruh dunia mengenai kebenaran firman-Nya. Para penulis artikel-artikel tersebut biasanya adalah orang-orang yang oleh masyarakat kristiani mereka sendiri, dianggap dan diakui sebagai pakar-pakar agama Kristen, baik yang bermukim di Indonesia, maupun yang berasal dari negara-negara lainnya.

John Adisubrata's picture

Buah Mulut (Gosip) - 6

Oleh: John Adisubrata

SITUS KRISTIANI? 

“Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.” (1 Petrus 3:10)

Beberapa tahun yang lalu, menjelang kedatangan Ps Benny Hinn di akhir bulan Juni 2004 yang mengadakan pelayanan ‘Healing Crusade’ selama dua malam berturut-turut di kota Brisbane, saya yang ikut terlibat sebagai seorang pekerja volunteer di sana, harus membuka website-nya untuk mencari sebuah informasi yang sangat diperlukan pada saat itu.  

Dengan menggunakan ‘Google Search Engine’, nama website ‘Benny Hinn Ministries’ bisa segera saya temukan tanpa mendapatkan kesulitan apa-apa. Tetapi, … disamping nama situs tersebut, tampil juga banyak sekali daftar nama situs-situs lainnya di halaman pertama hasil pencarian Google, yang menayangkan artikel-artikel lain sehubungan dengan pelayanannya di dunia.

John Adisubrata's picture

Buah Mulut (Gosip) - 5

Oleh: John Adisubrata

CYBER GOSSIP

Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu; janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia; Akulah TUHAN.” (Imamat 19:16) 

Di zaman serba instan dengan perkembangan pesat super komputer yang terjadi saat ini, dunia sibernetika juga merupakan suatu media paling canggih dan paling manjur untuk menyebarkan kabar angin secara pesat, luas dan yang terutama, … anonim sekali.

Melalui e-mails dan websites, dengan mudah para penggunjing bisa menayangkan fitnahan-fitnahan mengenai orang-orang tertentu secara bebas, yang dapat dibaca atau disaksikan oleh para pengguna komputer di seluruh dunia dalam waktu yang bersamaan, tanpa merasa kuatir atau gentar akan konsekuensi yang akan terjadi sebagai akibatnya.

John Adisubrata's picture

Buah Mulut (Gosip) - 4

Oleh: John Adisubrata

KANIBAL-KANIBAL KRISTIANI  

“Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya.” (Yakobus 4:11)

Seorang yang mengaku dirinya sebagai hamba Tuhan, tanpa merasa malu, pernah berkata kepada saya beberapa tahun yang lalu mengenai seorang Gembala Sidang sebuah gereja Indonesia di Australia yang saya kenal, dan pernah saya dengar khotbahnya. Secara tiba-tiba, penuh dengan kedengkian ia memberikan komentar mengenai diri hamba Tuhan tersebut kepada saya: “Oh …, Bapak Gembala (…?) itu kalau khotbah mah ‘ngibulnya banyak sekali.” 

John Adisubrata's picture

Buah Mulut (Gosip) - 3

Oleh: John Adisubrata

KEBAKTIAN KEBANGUNAN GOSIP ROHANI?  

“Perbuatan daging telah nyata, yaitu: …, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, …” (Galatia 5:19-20)

Suatu seri malam Kebaktian Kebangunan Rohani yang diadakan di kota Brisbane, Australia pada tahun 1998, telah menampilkan seorang penginjil wanita yang datang dari Indonesia untuk memimpin dan mengisi acara KKR tersebut.  

Selama tiga malam berturut-turut, ia berkhotbah panjang sekali, rata-rata tiga jam semalam (bahkan lebih), tanpa mutu-mutu alkitabiah yang dapat meningkatkan kehidupan rohani para jemaat yang hadir di situ.

John Adisubrata's picture

Buah Mulut (Gosip) - 2

Oleh: John Adisubrata

 MIMBAR GUNJING 

“… dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.” (Efesus 4:31b)

Yang paling mengerikan adalah kebiasaan yang sudah sering terjadi akhir-akhir ini, dimana gosip bukan disebarkan secara khusuk atau pribadi lagi. Seperti kebiasaan umum yang dapat dibaca di dalam majalah-majalah (bahkan koran-koran) dunia sekuler yang populer, mengenai berita-berita isapan jempol sekitar orang-orang yang sudah menjadi sorotan masyarakat, seakan-akan gunjing juga sudah menjadi sah untuk dilakukan dari atas mimbar-mimbar gereja dengan berkedokkan firman untuk mencerca dan melecehkan orang-orang tertentu yang kebetulan tidak hadir di sana.

John Adisubrata's picture

Buah Mulut (Gosip) - 1

Oleh: John Adisubrata

“TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya, yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;” (Mazmur 15:1-3) 

APAKAH GOSIP ITU?  

Gosip atau Gunjing (halusnya: ‘Buah Mulut’) adalah tindakan seseorang yang melanjutkan, atau menyampaikan suatu informasi, dimana ia tidak menjadi bagian dari informasi tersebut, dan ia juga bukan merupakan solusi, atau jalan keluar untuk penyelesaian persoalan di dalam informasi yang diberitakan olehnya.