Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

natal

Josua Manurung's picture

Natal Bagi Mereka, Kamu dan Aku...

Natal bagi mereka
yang tertimpa bencana
adalah membersihkan rumah,
menyaksikan hewan ternak mati
menghitung kerugian
karena gagal panen...
sambil menyeka air mata...
menabur bunga di atas pusara

Natal bagi mereka
di panti-panti jompo...
berusaha mengingat berapa
anak cucu yang akan datang
menerawang keluar jendela

Marvin's picture

Love Christmas (2)


Natal. Christmas. Xmas. Nativity. Noel. Yule. Kenapa kita merayakan Natal? Memangnya ada perintah di Alkitab, “peringatilah hari kelahiran Tuhan Yesus setiap tahunnya?” Bicara soal Tuhan Yesus, kenapa juga sih kabarnya bisa tersebar ke negara Indonesia? Padahal kan kelahiranNya di kota kecil Betlehem, Palestina. Jauh-jauh amat orang mau memberitakannya sampai ke negara kita. Lalu, kenapa juga Natal jatuh di bulan Desember? Memangnya benar tanggal 25 Desember itu Natal?

ely's picture

Kado dari Kekasih

Hari ini,

Aku mengenang …

Akan kebaikan Kekasih-ku,

Yang telah memberikan kado terindah yang pernah aku miliki dalam hidupku,

Kado yang tidak dapat aku terima dari siapa pun, selain dari Kekasih-Ku

 

maria_esy's picture

Anugerah Kasih

 

Karena kasih,

yang terpuruk memiliki harapan

Karena kasih,

smile's picture

NATAL

Tante Paku's picture

Selamat Natal Saudaraku yang Bebal

http://3.bp.blogspot.com/_QkVB9e_PFGg/TQB1M8kBgtI/AAAAAAAAAag/0_IBFb1SMKc/s1600/natal10.jpg
                                                          

Setiap tahun kita merayakan

Natal dalam rumah bercahaya

Pohon-pohon senandungkan kerlap-kerlip

Kandang domba menjadi Gua

Kita lupa atau sengaja

Memilihkan warna untuk Tuhan

 

Sudah sekian lama

Kita bercermin dalam dusta

Di tengah angin yang tak berkata-kata

Sunyi jiwa kita pada malam

Melintasi bulan dan bintang

Apakah Engkau seperti aku

Menemani sejarah yang berdarah?

 

Bunga mekar kembali layu

Di sepanjang sepiku

Lilin sudah padam sebelum pagiku

Kau dengarkah nyanyian keluku

Jiwaku milik-Mu, yang memang untuk-Mu

 

Natal ini adakah selalu meneteskan airmata-Mu?

Aku dan saudaraku yang sering bebal di jalan-Mu

Dengan jendela-jendela dan pintu-pintu

Yang tak pernah tahu bunyi ketukan-Mu

 

Bumi dan langit semakin bergetar

tak kuat menahan kesabaran-Mu

Tangan gaib-Mu sudah mulai terlihat

Melambai di beranda umurku

Memasuki pekarangan usiaku

Mengambil rekaman hidupku

Dan mulai menguraikan artinya

 

Natal mengingatkan kita yang sering bebal

Dalam kehidupan di gelombang terjal

Berikan misteri-Mu

Terjemahkan kata-kata-Mu

Sudah terlampau lama kita lupa

Teka-teki yang tersimpan di langit sana

Tertutup awan-awan yang tak pernah berdusta

 

Siapa bisa melihat airmata-Mu?

Dalam Natal yang berlagu

Kamu dan aku tetaplah debu

Yang sering lumpuh dan terluka

Ketika menyusun mimpi dosa

 

Siapa bisa melihat sukacita-Mu?

Dalam Natal yang hingar bingar

Di tengah kebun anak-Mu

Yang membawa sekeranjang anugerah

Untuk dibagikan kepada umat manusia

 

Masihkah jauh hari akhir-Mu

Menjemput kita yang membisu

Menanti anugerah-Mu

Untuk merasakan bahagia-Mu

Dalam musim yang tak pernah sunyi

Dengan nyanyian kasih-Mu

 

25.12.10

Erfen Gustiawan Suwangto's picture

Renungan Malam Natal

Adalah seorang pelayan medis bernama dr. X yang menginspirasi tulisan ini. Seorang sejawat senior yang menjadi gambaran ideal dari anggota korps jas putih, walau ia sendiri hampir tidak pernah memakai jubah kebesarannya itu. Seorang rendah hati yang wajar jika hanya diberikan nama samarannya sebagai dr. X.

Erfen Gustiawan Suwangto's picture

Gloria in Exelcis Deo

1293163080694885467

Kidung Serafim memecah kesunyian malam padang Efrata

Purnawan Kristanto's picture

Saya Setuju dengan MUI

Santa di Mal

Menjelang Natal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat pernyataan sehubungan dengan simbol-simbol Natal, MUI menilai penampilan simbol-simbol Nataldi pusat perbelanjaan, hotel dan tempat rekreasi sudah berlebihan. Yang perlu dipertanyakan adalah ukuran untuk menilai bahwa simbol itu sudah berlebihan.

joli's picture

Kisah di balik Pohon Natal

Bunga pinus

 

 

Buat pohon Natal yang indah alami bagaimana ya?

 

joli's picture

Kelahiran Raja disambut di kota SOLO

 

Cantik kan?

 

Marvin's picture

Love Christmas (1)

Ada sebuah penggambaran yang unik. Katanya, seekor semut yang tersesat hanya dapat diberitahu oleh semut lain yang benar-benar tahu jalan menuju tempat yang aman. Dengan kondisi, si semut yang tersesat ini yakin bahwa jalan yang ia tempuh itu benar, aman, dan tidak ada yang boleh mengganggu gugat keputusan dia berjalan di jalan yang salah itu.
Tante Paku's picture

Aku Ingin Belajar Menafsirkan Tangis-Mu

Jika Allah sudah bersabda jadilah jadi
Roh Allah terbang mengarungi dunia
Manusia dicipta menandai zaman
Tulang iga jadi penyeimbang
Dan aku menjadi bangkai
Seperti seonggok sampah
Yang terpendam dalam dosa
 
minmerry's picture

Just For Fun #2 : Paper Snowflakes

S N O W F L A K E S

0 Paper Snowflakes

Its nearly Christmas. Have a plenty of time to do some easy, creative paper craft? Lets try to make a snowflakes. Its fun!!!


 

Josua Manurung's picture

Natalmu Bohong Besar!

NATALMU BOHONG BESAR!

 

Mantaplah kalian mengadakan Natal itu....

Pohon Terang sudah dihias berkilau....

berkilau sekali hingga kalian pikir dosa-dosa

bisa ditutupi dengan kilauan nya....

Kue-kue, cake, puding dibuat....

semua tamu yang datang harus makan sampai kenyang...

eeeeh.... coba longok kan kepala ke tetangga sebelah....

Purnawan Kristanto's picture

1 Korintus 13 versi Natal

"Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan lagu Natal yang sumbang.

Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala hadiah yang akan diberikan kepadaku dan memiliki seluruh pengetahuan tentang hadiah pada tahun lalu; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna bahwa aku tidak akan mendapat hadiah kaos kaki dan dasi lagi, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku untuk amal, bahkan menyerahkan semua kartu kreditku pada panti asuhan untuk mereka belanjakan, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Tante Paku's picture

Mereka Tidak Tahu Ini Hari Natal.

     TOKO-TOKO yang berjajar di sepanjang jalan dr. Rajiman begitu meriah dengan bermacam pohon cemara yang berkelap-kelip. Siti, gadis kecil berusia 10 tahun, memandangnya dengan takjub. Sementara orang lalu-lalang di sekitarnya memandangnya dengan jijik, bahkan ada yang menutup hidungnya, karena tak tahan dengan bau tubuhnya, entah sudah berapa hari tidak mandi.

Tante Paku's picture

NATAL Dengan Sesama Rakyat

     GEREJA mempunyai sumbangan yang khas dalam sikap CINTA yang ikhlas atas dasar IMAN dalam menggalang kerukunan bangsa dan negara melalui generasi mudanya dengan tetap menghormati otonomi ilmu, profesi dan karya. Gereja tentu diharapkan mampu menampilkan perutusannya yang khas sebagai tanda kerukunan dan persatuan sekaligus sebagai tanda keadilan dan harapan secara kritis konstruktif. Dalam situasi sekarang ini, gereja layak semakin menyatakan diri SENASIB dan SETIA KAWAN dengan SESAMA RAKYAT.

smile's picture

Natal disudut kota, buat Pak Tua

Putih, bersih dan syahdu…..

Itu dulu,…tapi
Ketika kerumunan pecah
Lampu berkelip dan cahaya berpadu
Menjadi semarak dan mempesona
Bak pasar malam gegap gempita
Lonceng berdentang beralun nada
Senandung dan nyanyian menghias malam
Kado dan bingkisan memenuhi naungan
Bergembiralah semua orang
Karena satu hari yang penuh makna
Atau hanya sebuah pesta…..
Buat kamu, aku dan kalian semua…..
Have a beautiful “CHRISTMAS”

hai hai's picture

Natal 2009

Ketika manusia bersuka cita karena juruselamatnya datang ke dunia
Mungkinkah Juruselamat berduka karena harus menanggalkan kemulian-Nya?
Bagaimana dengan Bapa-Nya?
Bagaimana dengan Roh Kudus?
Bagaimana dengan Iblis?