Banyak sekali terobosan yang bisa dilakukan untuk menjadi the Living Legend.
Bayangkan, seperti yang telah dikatakan dalam blog sebelumnya ( bagian 1), bahwa semua yang telah didapat alangkah baiknya diamalkan lebih spektakuler lagi, menjangkau jiwa bukan hanya pada daerah sebatas dunia maya. Untuk itu, apa yang perlu dilakukan?
Sebagai bahan pertimbangan, kita simak dulu para tokoh tokoh agama di Indonesia, yang telah menggebrak “Pasar Reality” dengan berbagai terobosan nya. Banyak yang telah mereka lakukan yang bisa dinikmati oelh para orang yang tertarik tidak hanya dalam dunia maya, tapi dalam dunia realita.
Tony Daud
Seorang mantan dukun santet yang kini sudah demikian terkenal. Apakah semua yang diajarkannya sesuai dengan alkitab? Yang dalam banyak kotbahnya mengatakan bahwa ada roh teritori, ada kekuatan sakti yang diberikan penguasa kegelapan pada orang yang menyembahnya, ada pendoa di alam roh, yang dapat mendoakan arwah orang orang mati, bisa melakukan banyak komunikasi dengan makhluk gaib, dan sampai tahu dengan detail dimana kerajaan iblis di dunia.
Ketika disanggah, apakah semua orang membaca internet, dan mengetahui bahwa Tony Daud telah banyak disanggah dalam blog blog dari seorang blogger ini? Dan mengetahui bahwa ajarannya banyak yang tidak berpustaka pada alkitab?
Jika saja dikatakan benar (Daud Tony benar), lalu kenapa blogger yang berani mengungkapkannya itu tidak diberikan bimbingan, konseling, bahkan bila perlu somasi agar si blogger tidak menjadi salah menurut pemikirannya? (Daud Tony) Atau jika dia memang peduli, kenapa tidak merasa risih, karena apa yang dikatakan blogger itu bisa menyesatkan umat Kristen? Bukankah sebagai seorang Hamba Allah harus siap mencari satu domba yang hilang ketimbang 99 domba lainnya yang adem ayem saja?
Mari kita simak apa yang diajarkannya :
Ev.Daud Tony, paling getol membicarakan tentang alam roh, itu lah yang membawnya menjadi kristen.Ajarannya banyak sekali di”amin”kan oleh banyak hamba Allah yang berbau senada dengan dia.
Apa yang dilakukan blogger ini hanyalah untuk membuat umat Kristiani mendapat keuntungan untuk tidak jadi terlena dengan kesalahan kesalahan dari ajaran seorang Hamba Allah.
Jika dia sudah melakukan Gnosisisme, maka apa umat yang jelas jelas kalah pengetahuannya akan bisa mendebat melawannya? Hampir tidak mungkin, jika tidak ada sepak terjang dari blogger ini yang mau meluangkan waktunya untuk menguliti kesalahan kesalahan yang tujuannya adalah untuk menyelamatkan umat yang tidak tahu , maka sampai saat ini saya mempercayai semua ajarannya tanpa mengetahui bahwa selama ini saya telah dibutakan oleh angin pengajarannya ( Ev. Daud Tony).
Jika pernah dia mengatakan David Copperfield sang pemuja Iblis, kenapa sekarang dia tidak mengatakan Limbad sebagai pemuja setan, atau Dedy Corbuzier sebagai pemuja setan juga?
Daud Tony mengatakan :Penyatuan lima indera di satu titik, yaitu sukma menembus dimensi, menembus banyak roh manusia
Ajaran darimana itu? Dari Alkitab atau dari alkitab buatannya sendiri?
Untuk membaca semua sanggahan yang dilakukan blogger ini, anda bisa membacanya dengan judul judul dibawah ini :
Selain dari pada Ev. Daud Tony, ada juga Eku Hidayat, Harun Jusuf, dan hamba Allah lainnya seperti Pdm.Vera Setiawan, yang beraliran serupa, juga Pdt. Theodores tabaraka.
Itulah yang saya katakan dengan membuang energi jika hanya katak dalam tempurung.
Lalu, apa yang seharusnya dilakukan? Semuanya akan saya ungkap diblog selanjutnya, namun tidak disini.
Mari kita lanjutkan bahasan. Banyak Hamba Allah yang lebih memaksakan hikmatnya saat berkotbah, mengubah kotbahnya yang jauh dari sumber alkitab menjadi kearah alkitab buatan sendiri, dengan kata lain, memaksakan pemikirannya untuk bisa disesuaikan dengan ajaran resmi dari alkitab. Dengan kata lain
EISEGESIS (memasukan ide-idenya sendiri ke dalam Alkitab).
Apa yang dilakukan oleh Hamba Allah lainnya? Menjangkau banyak jiwa jiwa, untuk bisa mengenal Allah dalam diri Yesus Kristus. Taruhlah bahwa hal itu benar, mereka luarbiasa bisa mendapat banyak jiwa sehingga bisa mengenal Yesus Kristus dan menjadikan Yesus Kristus sebagai (T)uhan dan juruslamat hidupnya, mereka berjasa.
Namun, kemudian, apakah mereka menjadi benar jika umat yang telah didapat menjadi bodoh dengan menerima bulat - bulat ajaran yang salah dan tidak sesuai dengan isi dari alkitab Injil itu sendiri?
Dan menganggap bahwa semua kotbah., semua bahasan yang dilakukan oleh para Hamba Allah itu adalah suara resmi dari surga yang turun melalui mulut mereka yang tidak boleh diganggu gugat?
Bukankah tidak jarang Para Hamba Alah itu mengatakan telah berkomunikasi dengan Allah, lewat pertemuannya, jalan jalan ke surga, dibawa ke neraka, mendapat penglihatan atau mendapat wahyu dari Allah secara langsung?
Setiap orang memang berhak berkomunikasi dalam doa dengan Allah, dengan Sang pencipta, tapi itu hanya kita dan Allah yang tahu.
Orang orang seperti salah seorang blogger inilah yang banyak mengungkapkan akan kesalahan kesalahan dari pengajaran yang akhirnya tanpa disadari oleh para Hamba Allah itu bisa meyesatkan umat. Apakah mereka tahu jika mereka sesat atau menyesatkan? Apakah mereka tahu bahwa mereka disesatkan? Orang buta menuntun orang buta. Apa yang terjadi berikutnya? Masuk lubang!!!
Amat sangat disayangkan, jiwa yang sudah terjangkau, jiwa yang pada akhirnya bertobat menjadi tersesat karena dia sendiri tidak tahu bahwa dirinya tersesat dan telah disesatkan, oleh penyesat yang notabene juga sami mawon tidak tahu kalau dirinya sesat. Apakah ada orang yang mengatakan dirinya sakit jiwa jika dia sakit jiwa?
Kita kesampingkan sikap atau attitude orang tersebut, kita fokuskan ajarannya saja, yang jelas jelas bisa membangunkan seorang yang sedang bermimpi, yang bisa membenarkan orang yang salah, yang bisa meluruskan orang yang sedang tersesat, apakah itu tidak perlu? Apakah itu tidak penting?
Jika mereka hamba Allah hanya manusia yang sama seperti kita, kenapa kita pun tidak berani melakukan seperti apa yang mereka lakukan dengan “kebalikannya?”
Jika mereka mengatakan A, kita bisa mengatakan B. Jika mereka berpandangan A, kita bisa berpandangan B, yang jelas, standar nya harus satu.yaitu Alkitab.Itu sudah dilakuakn oleh blogger tersebut dengan cara yang luarbiasa, namun tidak spektakuler.Kenapa tidak spektakuler? Karena masih dalam lingkup dunia maya saja.
Kita ambil contoh Hamba Hamba Allah lainnya, ada yang mengatakan haram memakan babi, ada yang mengatakan haram memakan belut,memakan lele.Yang menyambungkan ajaran alkitab menjadi terpeleset dengan gelar dokternya, memaksakan apa yang ada dipemikirannya menjadi suatu kebenaran yang dipaksakan.
Bukankah Yesus mengatakan dalam :
Markus 7
7:19 karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.
Kisah Para Rasul 10
10:15 Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram."
Jika pembaca ingin mengetahui siapa pendeta-nya, tentang haram yang ini dan haram yang itu, maaf, silahkan berusaha mencarinya sendiri. Sekarang mudah untuk mengetahui apapun, karena teknologi sudah sangat canggih.
Dalam Kisah Para Rasul 10 ayat 15, diartikan bahwa mencari domba bukan hanya umat Israel saja, tapi semua manusia didunia berhak mendapatkan pengajaran tentang kabar baik, dan tentang Yesus Kristus.
----------------oOo--------------
Saya semakin ingin menuangkan apa yang saya pikirkan kedalam satu blog yang akan saya tumpah ruah-kan, tapi,….niat itu saya batalkan, karena memang akan dibuat bersambung.
Untuk itu, saya akan membahas nya dalam blog saya selanjutnya…..
Bersambung…...
by smile,
Date :
17 Desember 2010
8 hari sebelum NATAL
15 hari sebelum Tahun baru 2011
How to Become A Living Legend -Bagian 2