
Semua hal di dunia ini bisa dijadikan bulan-bulanan kartun, artinya tema kartun mempunyai sasaran ledekan cukup bervariasi. Kehidupan sehari-hari, tentang cinta, politik, ekonomi, olahraga, seni budaya, takhayul, tradisi adat istiadat, suku, agama, ras, profesi, mode, penyakit, sampai hal-hal yang surrealistispun bisa dikartunkan.
Kartun yang disampaikan lewat media cetak maupun maya sering disebut kartun DIAM, sementara ada lagi yang sering disebut kartun GERAK atau yang lebih lazim disebut KARTUN ANIMASI. Bentuk kartun ini dirintis oleh Emile Reynaud dengan sistim Praxinoscope pada tahun l880. Namun kita semua tahu bahwa orang yang mempopulerkan kartun animasi yaitu WALT DISNEY bersama tokoh rekaannya MICKEY MOUSE dan DONALD DUCK itu.
Penampilan kartun dapat dilakukan DENGAN KATA atau TANPA KATA. Kedua teknik tersebut punya daya penyampaian pesan tersendiri, lepas dari norma nilai. Menurut Erich Kaestner, sastrawan Jerman mashur itu, kartun memiliki daya ekspresi yang luar biasa. Sebab dalam kartun terselip unsur bentuk cerpen. Bahkan dia menjuluki kartun sebagai CERSANGPEN (cerita sangat pendek) mungkin sekarang bisa disejajarkan dengan FIKSIMINI. Namun “cersangpen” memanfaatkan sarana non-aksara.
Petualangan Karsan 2 :


(Bersambung)
Illustrai foto di atas di ambil dari sini : bandarsungailong.blogspot.com