Submitted by mujizat on

Seorang ibu buru-buru pulang dari shopping karena jam menunjukkan waktunya penayangan "Cinta Fitri", salah satu tayangan TV swasta. Ini adalah salah satu contoh keterikatan seseorang pada sesuatu. Terkadan orang Kristen ada yang kurang menyadari akan hal ini, dimana ada sesuatu "yang lain" yang telah merenggut perhatiannya lebih kepada Tuhan. Semisal ada pertandingan tinju kelas dunia seperti Mike Tyson, Evander Holyfield atau saat ini siapa petinju yang lagi naik daun, saya sudah tidak mengikuti cukup lama ketika yang semacam itu mulai saya anggap sebagai sampah. Kalau pertandingan tinju akbar dijadwalkan hari Minggu tepat berbarengan waktu ibadah, tak ayal akan timbulkan ekses negatif buat Kristen pecandu tinju. Untuk yang gerejanya ada 5 sesi, mungkin jemaat ramai-ramai pilih jam ibadah yang tidak berbarengan dengan waktu tayang siaran langsung pertandingan akbar itu.

Dear Kristen yang dikasihi Tuhan,

Saya mau beritahu bahwa keterikatan Kristen pada hal-hal yang semacam itu sungguh mendukakan hati Tuhan, karena sama saja menomor-duakan Tuhan. Akan lebih berharga sikap Yahudi tempo doeloe yang menghargai Sabbat dihitung dari jam tertentu hingga jam tertentu yang mungkin sekitar 24 jam (saya belum lihat ini scr detil).

Namun ada keterikatan yang positif, yaitu terikat kepada Firman Tuhan, atau terikat kepada Tuhan.

Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.(1 Kor 6:17).

Jika pikiran kita tidak lepas dari Tuhan, termasuk di saat sedang bekerja, yang disertai kesadaran dan keyakinan bahwa Tuhan SELALU mengamati kita, maka sikap dan keyakinan seperti ini akan menjaga kita dari perbuatan2 yang tidak terpuji. Belajar lepas dari ikatan2 duniawi seperti ikatan "keinginan mata" (tontonan TV), "keinginan daging" (lezatnya babi panggang) dan ikatan keangkuhan hidup merupakan latihan ibadah yang lebih banyak manfaatnya.

Shalom.