bosen

dennis santoso a.k.a nis's picture

gara2 tulisan om purnomo di salah satu blognya, entah kenapa gue kangen banget ngedengerin lagu2 'rohani'. lho koq pake tanda kutip, begitu mungkin pikir kamu; iya, pake tanda kutip karena buat gue, lagu2 yang katanya adalah lagu 'rohani' jaman sekarang ini lebih kedengeran kayak lagu2 pengantar sebelum akhirnya audience meminta sesuatu pada si Om Yesus. wah lo menghakimi bener sih, begitu kali kata kamu lagi; hehehe, itulah yang membuat gue bosen dan males ngedengerin lagu2 'rohani'.

lagu nya sendiri tidaklah bermasalah. sama seperti pisau; bisa dipake buat motong sayur dan daging untuk dimasak, tapi bisa juga dipakai untuk mengancam atau malah sekalian membunuh orang. lirik dari lagu2 tersebut overall bagus, sangat membangun, sangat ekspresif untuk menyatakan cintanya pada Si Jenggot. tapi yah begitulah, entah kenapa selalu di ujung2nya setelah menyanyi dengan penuh haru, semangat, airmata, ingus, dsb, pasti aja ada kata2 seperti: terimalah urapan, pandanglah Dia, jamah dengan iman agar kau sembuh, angkat tangan bagi siapa yang bermasalah dengan bisnis nya, Tuhan telah menyembuhkan, bilur2 Nya telah membuat engkau sembuh, dsb dll etc.

sentimen ke kaum karismatik, katamu? oh bukan, trend sekarang2 ini bukan kaum karismatik saja. Yesus udah ditreat kayak tukang obat dan bank pribadi hampir di semua 'kebaktian kebangunan rohani' yang diadakan oleh gereja2 dari berbagai seragam. ga usah jauh2 ke 'kkr' dan apalah itu namanya, bahkan di persekutuan2 pun, para calon worship leader yang masih kuncup2 itu pun begitu, ga pernah inget bahwa jadwal persekutuannya sangat mepet (kurang dari satu jam) dan pas ditegur selalu bilang kata2 standar seperti: oh itu Roh Kudus sedang beracara, masakan kita melawan acara Nya, dsb dll etc.

gue bosen, gue muak.

kenapa sih ga ada satu acara yang mana gue bisa muji Tuhan, beria2 bahkan bergila2 di hadapan Dia tanpa ujung2nya diembel2i dengan meminta sesuatu? apakah Dia itu udah beralih profesi sebagai alat pemuas kita? yah, itu tuh, semacem pecun yang lo bayar untuk memuaskan hasrat burung yang menggebu. bedanya, di kasus Tuhan, kita seolah 'membayar' Dia dengan sebelumnya memuji2 Dia dengan nyanyian, dengan permainan drum yang menggebu, dengan tarian jari di keyboard, dsb yang katanya adalah membawa hati ke hadapan Tuhan. setelah Tuhan 'termakan' barulah kita todong Dia dengan segala request tentang kesembuhan, berkat materi, permintaan jodoh, dsb. kasihan Dia, mendingan si pecun, tinggal berbaring, 5-15 menit pasti kelar, terus dikasih duit, sementara Dia, hmmm... nggak akan selesai dalam waktu sesingkat itu dan sogokannya cuma nyanyian yang tidak merdu, nyanyian yang bukan berasal dari hati yang sungguh2 mencinta Dia.

kembali ke gue.

gue cari2 cd2 dan kaset2 jadul gue, siapa tau koleksi don moen dan konco2 nya masih ada, pikir gue. eh ternyata masih ada: robert n lea, mawar simorangkir, don moen, ir. niko, dan seabreg cd laen nya dari jaman purbakala ketika gue masih super duper farisi. melihat mereka, gue terenyuh, tersenyum2 sendiri mengingat banyaknya memori dengan banyak orang, baik yang menyenangkan dan inspiratif sampe mereka2 yang selalu pake kedok 'hamba Tuhan' kemana2 dan baru pas tiba saat gajian menunjukkan hasrat sebenernya ketika jatah perpuluhannya kurang karena ada jemaat yang kesulitan.

masa2 dimana segalanya terlihat lebih mudah, putih adalah putih dan hitam adalah hitam dan abu2 selalu diabaikan dan pura2 tidak ada yang melihatnya.

gue setel si don moen. lagu god will make a way kayaknya enak. hmm, gue lagi naksir siapa yah waktu itu sampe lagu ini menimbulkan segitu dalemnya memori dan hasrat bernostalgia? apa si arlene (bukan nama sebenernya)? ato chyntia (bukan nama sebenernya)? waduh gue asli lupa.... ya, god will make a way, tepatnya 'can' bukan 'will', at least di kasus hidup gue. Dia emang marvellous, bahkan ke seorang penjilat tolol kayak gue dulu.

hmmm... bukan arlene, juga bukan chyntia, kayaknya sih si sianny (bukan nama sebenernya) deh. kulit putih nan mulus dibarengi dua bumper yang ranum menggoda terlintas. apalagi ketika dia maen tamborine, semua audience akan makin semanget melihat bumpernya bergerak naik dan turun. jangankan audience, para pemaen musik dan gue yang berdiri di belakang pun makin semanget dalam berdoa untuk membuat perisai agar acara2 praise and worship dulu 'sukses' dalam mecapai target: anak2 orang kaya agar jatah para pekerja bisa sedikit lebih baik di penghujung bulan. pekerja juga manusia, begitu kali kata sebuah plesetan lagu, masih perlu minimal motor buat acara kunjungan, masih perlu rumah yang perlu di-kpr sehingga bisa melakukan tindakan iman yang selaras dengan doa2 tentang temen hidup masing2.

balik ke don moen.

abis lagu itu kelar eh tiba2 dilanjutin dengan lagu kesukaan gue yang lain, shout to the lord. selalu terdenger keren pas kita menyanyikan lagu ini. permaenan keyboard si denny (bukan nama sebenernya) langsung terlintas. biar kata binter mercy nya mogok mulu dan dia selalu bermasalah dengan kekasihnya si raya (bukan nama sebenernya), kalo pas maen keyboard, terutama di lagu ini, dia selalu super duper keren dan mendadak jadi sedikit lebih cakep. entah kemana dia sekarang, terakhir gue denger dia 'belain' kakaknya yang dicerai secara ga resmi karena kedapatan maen sedikit gila dengan jemaat orang tua. yah... orang tua emang lebih menarik dari suaminya, yang super idealis, yang cocoknya digilai oleh remaja2 perempuan bau kencur. sayang seribu sayang, gereja berbasis keluarga gini emang repot, acara sirik2an di rumah mertua bisa berlanjut ke khotbah minggu dan topik doa buat team doa.

duhh... koq gue nostalgia mulu yah, jelek2 mulu pula lagi. emang sih, lebih gampang ngomong yang jelek daripada yang bagus. kodrat oh kodrat.

tapi...

seancur apapun mereka, gue selalu kangen sama mereka: brother and sister in christ. kata orang bijak: ada dua hal yang lo ga bisa pilih, tempat dimana lo dilahirkan dan waktu kapan lo mati. dan itulah yang terjadi, gue 'dilahirkan' di gereja itu. sejauh apapun gue melangkah, mereka akan selalu jadi brother and sister buat gue.

hmm... abis si don moen, lagu2 yang lain gue ga berapa suka. dan tetep, gue masih bosen juga nih. gebuk2an maen basket dulu ah, sesama murtados di komplek gue dah memanggil, hehehe :)

Tagged:
jesusfreaks's picture

OMDO & OMBES

Lo bisanya cuma OMDO n OMBES.
Pelampiasan lo cuma sebatas artikel. Payah lo. Gaya orang kayak lo banyak ko, dan sama ngeboseninnya sama orang2 yg lo ceritain.

Kalau lo berani, lo damprat tuh semua orang2 yg anggap Tuhan lo pecun.
Biar matanya kebuka.
Lo maki abis. Mau gembala kek, wl kek, pemusik kek, siapa kek. Lo maki aza, kalau memperlakukan Tuhan lo kayak pecun. Bayangkan aza ibu lo, atau kk/adik ce lo, atau anak lo, diperlakukan kayak pecun.
Tp ingat bro, lo maki biar mata tuh orang harus terbuka.

Hidup itu Nothing lo lose. Pada mulanya kan kita ditentukan untuk masuk neraka.

Kalau gara2 tuh dampratan n makian masuk neraka. It's okay lah.

Jesus Freaks,

"Live X4J, die as a martyr"

Yenti's picture

Sensor dari diri sendiri:)

Emang lagu-lagu sekarang lebih banyak berisikan mengenai permintaan berkat dan menggugah emosi. Saya bukan anti lagu-lagu sekarang juga seh( atau yang biasa disebut lagu kontemporer/"kharismatik"). Saya sendiri punya kaset-kaset begitu juga selain kaset klasik/hymne:).Tapi beberapa kali saya bandingkan, walaupun saya ngak tahu musik dan sejarah suatu lagu itu dibuat, ada 2 lagu yang selalu memberikan kekuatan dan saya suka, dan 2-2nya ada lagu hymne.
=============================================================
Darah kaum martir yang belum kering
yang menyirami jalan salib
Rumah Allah yang telah senyap
PlitaNya telah gelap gulita

Persembahkanlah dirimu, segenap tenaga mudamu
Kobarkan api zaman, rela serahkan segnap hidup
Berprang bagi krajaan surga
maju maju...
Peperangan salib menggenapkan mahkota yang kekal
=============================================================
Kasih yang ajaib, Kasih dari Golgota
Kasih yang ajaib, membawa Tuhan dari surga
Walau dalam gelap, Dia memberi terang
Dia memberi terang, terang salibNya

Di hadapan Tuhan, ku memuji Dia
Ku mau agungkan Kasih Allah.
( dan pengarang lagu ini membuktikan dia melakukan tugasnya sesuai dengan lagu yang dibuat)
============================================================
Ngak dipungkiri juga, ada lagu yang beredar sekarang ada yang bagus juga. Dan saya pikir, itulah yang perlu kita sensor sendiri, mana yang emang bagus untuk dikonsumsi/mana yang tidak:).

dennis santoso a.k.a nis's picture

to obed n yenti

@obed
hahaha, gue udah tegor langsung si gembala sidangnya, maka dari itu gue dilarang masuk lagi ke gereja dia sekarang, dianggap sesat. 'pelayanan' gue dibekukan total, semua pekerja ga boleh ada yang bergaul dengan orang sesat ini. that's why yang bisa gue lakukan hanyalah kangen dan ber-omdo-dan-ombes-ria, hahahaha :D

@yenti
banyak sih lagu2 yang emang oke, sayangnya biasanya lagu2 ini berbasis gereja2 model2 GKI dkk yang mana gaya maen musiknya cuma pas buat hymne. dengerin lagu gitu suasana jadi kayak upacara bendera hahaha :D

pyokonna's picture

miss u

Halo Den, kangen juga nih ma kmu, bukan ma kmunya lho, sapa sih yg bisa kangen ma babi pink? klo di kecapin enak kali.. Ak kangen ma blogmu (ini lebih gila lagi kali ya, masak kangen ma tulisanmu?)

Ga tau napa, walo dikata obed, obes, omdo dan lain sebagainya, bagiku tulisanmu asik aj. Lebih enak daripada baca blog yang pake ayat-ayat Alkitab panjang lebar kali tinggi sama dengan luas, ujung2nya ak ga ngerti maksudnya apa. Hahahahaha, ya maaf klo ak ga memiliki pengetahuan setinggi mereka, itulah sebabnya banyak pengajaran teologi yang ga masuk di otak, pikiran dan hatiku (Hust Pyo.. jangan buka kartu, nanti kmu dikatain kurang curahan roh kudus lho).

Anyway, trims ya, blogmu merupakan sebuah awal yang bagus untuk memulai hariku :) selain doa tentunya (bagian ini harus ditambahkan biar kelihatan rohani, nanti ad yg protes klo ini ga ditulis)

Rusdy's picture

Mazmur 117

nis bilang:

"kenapa sih ga ada satu acara yang mana gue bisa muji Tuhan, beria2 bahkan bergila2 di hadapan Dia tanpa ujung2nya diembel2i dengan meminta sesuatu?"

Weleh, padahal banyak nih yang sehati sama si pink-nis. Emang belum tentu salah lagu2 dengan genre begitu, tapi mana nih yang laen? Kite2 yang kangen sama genre lain, boleh dong?

Kayaknya mesti bikin lagu sendiri nih nis? Gimana, lirik tinggal ngambil dari Mazmur (lirik paling berbobot di sepanjang sejarah), terus nadanya tinggal nyolong dari lagu2 yang kita suka (legal ndak tuh? Tongue out).

Wong di zaman bahela, nyanyian pujian untuk Tuhan untuk publik kok, alias termasuk kaum murtados

Mazmur 117
117:1 Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
117:2 Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!

jesusfreaks's picture

@dennis : Gw belum dilarang

Gw belum diusir dr gereja, soalnya perpuluhan gw lumayan. HAHAHA...

Buat para penulis lagu n penyanyi lagu rohani YANG MELETAKAN DASARNYA DENGAN MENAMBAHKAN BUMBU KOMERSIL ATAU DOKTRIN YANG GAK DIPAHAMI. BERTOBATLAH.

Jesus Freaks,

"Live X4J, die as a martyr"

dennis santoso a.k.a nis's picture

to rusdy, pyo, and obed

@rusdy
wahahaha ide bagus tuh... gue tambahin satu ide lagi biar lebih afdol deh: penyanyinya boleh siapa aja, tapi yang maen tamborine si dewi persik yang sexy2 bitc*y itu aja, biar lebih seger mata ini, hahahahahaha *hawa iblis tiba2 menggema*

@pyo
sama nih, gue juga kangen, kapan yah bisa memasak kodok2 di avatar lo itu? mau dikuah atau digoreng tepung pyo? kekekekeke.... :D

@obed
wah lo emang cerdas bro, trik finansial itu emang ga ada matinyee hehehe, pantes kita disuruh untuk mengikat persahabatan dengan memakai mamon. sekali lagi, cerdas :)

Wah ...

@dennis

Kalau sekedar nyanyi memang mudah, tapi giliran mulai meresapi syair demi syair jadinya malah susah, ngak bisa nyanyi. suara tertelan, otak jadi ruwet, tenggorokan kering, Tenang aja itu wajar saja. ngak perlu minum jamu nanti sembuh sendiri kok.

@obed

Mengikat persahabatan dengan mamon gimana caranya ya kalau modalnya pas-pasan gini? Sekarang tiap kali kebaktian di gereja lama semakin ngak enak nih, sudah mulai pasang AC, proyektor, sound system aja digonta-ganti terus, mesti sebetulnya sudah bagus. pokoknya jadi nyaman banget, tapi saya malah ngak enak, soalnya sumbangan saya tiap minggu cuma dikit, tapi kok ikut dapat fasilitas bintang 4 kayak gitu jadi malu saya, pakewuh. Mo pindah saja deh.

@Rusdy

gimana kalau dikompilasi dengan kidung jawa, apalagi lagu-lagu khusus buat acara kematian dijamin kita bisa eling bahwa "bondho donyo ora penting soale urip mung mampir ngombe".

Rusdy's picture

Was Was

Tumben si was nongol lagi, sama kidung jawa OK-lah, asal diterjemahin ajaaa (...hint)

Ari_Thok's picture

Beberapa Kali Bosen Lirik dan Nadanya

Ikut di gereja karismatik yang cukup maju, hampir setiap bulan, mungkin malah minggu ada saja lagu rohani yang baru. Komentar tentang lagu rohani yang makin buanyak .. terus terang kadang liriknya hanya itu-itu saja, dan terus terang juga banyak kali nada ataupun lagunya gak enak dinyanyikan, terlalu memaksa (terutama yang gak punya talent, maksa-maksa juga bikin lagu), jauh dari lagu-lagu sekuler yang enak dinyanyikan (sekarang pun lagu sekuler banyak yang jelek juga ).

Mengenai isi lagunya, gak seimbang, banyakan lagu yang enak-enak, serasa diangkasa, jarang lagu-lagu yang bertema "misi", kerja keras, beritakan Injil, pikul salib, hanya berkisah tentang Tuhan yang menolong kehidupan pribadi kita. Gak salah sih, cuma gak seimbang saja.

*yuk comment jangan hanya ngeblog*



*yuk ngeblog jangan hanya comment*

 

ground's picture

@dennis;...

asal kamu gak masuk ke kumpulan orang sakit hati saja...:)

dennis santoso a.k.a nis's picture

@ground: "murtados"

hahaha, kamu ga teliti deh ground, kalimat ini di blog gue pasti kelewat yah? nih gue copas: "gebuk2an maen basket dulu ah, sesama murtados di komplek gue dah memanggil, ...." :-)

ground's picture

@dennis;...

oh itu maksudnya...:)

Miyabi's picture

@dennis: bikin tarekat ajah

Buat yang bosen, daripada jadi babi ungu nahan hasrat, mending mendirikan tarekat ajah. Mengelompok sendiri dan berekspresi sendiri. Berhubung terpisah dari jemaat laen, jadinya kalo trus jadi sesat nggak membahayakan orang-orang lain

_____________________________________

There is nothing new under the sun.

dennis santoso a.k.a nis's picture

beda lokasi beda cara pandang ;-)

hahaha, comment lo dan blog si ground ini adalah khas kaum "churched" banget tentang kami, "unchurched". well, it's ok, we know that u must get out from there first before u can clearly see us.

btw, dari point of view "the unchurched" kira2 kayak yang diungkapkan oleh dua tulisan berikut:

  1. "The Crisis in the Church - the Growing Trend of the Unchurched Christian"
  2. "On Being Unchurched"
ground's picture

@dennis;

Saya sendiri pernah unchurched untuk beberapa lama. Keluar dari sebuah gereja. Namun.....saya memiliki beberapa teman-2 (org LN sih) yg tetap support saya lewat sms, email dan telp.langsung.

Sekarang saya adalah bagian dari sebuah gereja kecil, tidak sendirian lagi (Maz.68:6a).

Untuk menjadi org yg unchurched, bagi saya itu harus 'bertabrakan' dengan banyak bagian dari FT mengenai church. To be unchurched berarti menjadi lone ranger atau juga bisa menjadi rogue elephant. Yang satu karena merasa hebat dalam pelayanan dan bahkan tidak perlu tanggung jawab ke siapapun (selain Tuhan katanya dia sih) dan yang satu lagi karena "offended" baik karena dikhianati atau mengkhianati.