Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Wahyu Dunung Raharjo's blog

Wahyu Dunung Raharjo's picture

Melayani Siapa?

Ada seorang Tuan yang sangat kaya, yang memiliki banyak harta serta puluhan pembantu. Di suatu sore duduklah si Tuan tersebut di sebuah kursi mewah di depan rumahnya, sambil membaca koran. Tak lama datanglah pembantu yang bernama Inem membawa seember air lengkap dengan lap dan pembersih lantai. Si Inem mulai mengepel lantai dengan rajinya.

Wahyu Dunung Raharjo's picture

Ksatria yang Sederhana

Wahyu Dunung Raharjo's picture

Proses Sebuah “Panggilan”

Saya lahir dari keturunan dalang, baik dari garis ibu maupun ayah, dan kebetulan ayah saya mengajar di Institut Seni Indonesia jurusan pedalangan. Sejak bersekolah di Sekolah dasar Widya Wacana X Kartasura, saya sudah memulai pentas wayang pertama saya, seingat saya waktu itu saya duduk di kelas 5. Lulus SD, saya melanjutkan ke SLTP Regina Pacis atau yang akrab disebut Ursulin. Di sekolah inilah bakat dan talenta saya bertumbuh, pentas demi pentas saya lakukan, mulai pentas wayang berdurasi 1 jam hingga 5 jam.